Dipublikasikan: 23 Agustus 2026 Tim Raraken

Perbedaan Aksara Sunda dan Aksara Jawa, Apa Saja?

Karena sama-sama dari rumpun aksara Nusantara turunan Brahmi dan sama-sama pernah dipakai di Pulau Jawa, aksara Sunda dan aksara Jawa sering dikira mirip atau bahkan sama. Padahal ada beberapa perbedaan mendasar.

1. Jumlah dan Bentuk Huruf Dasar

Aksara Sunda Baku memiliki 23 huruf konsonan dasar (ngalagena) — 18 huruf asli Sunda Kuno ditambah 5 huruf serapan untuk bunyi f, v, q, x, dan z. Aksara Jawa memiliki 20 huruf dasar (carakan) yang tersusun dalam kalimat legendaris "hanacaraka".

2. Sistem Tanda Diakritik: Rarangkén vs Sandhangan

Keduanya sama-sama abugida. Di aksara Sunda, tanda diakritiknya disebut rarangkén, berjumlah 13 jenis. Di aksara Jawa, tanda serupa disebut sandhangan, dan sistemnya lebih kompleks karena aksara Jawa juga mengenal pasangan — bentuk khusus untuk menggabungkan dua konsonan tanpa mematikan vokal, konsep yang tidak ada padanan langsungnya di aksara Sunda Baku.

3. Sejarah Standardisasi Modern

Aksara Sunda Baku distandardisasi lewat proses formal yang relatif baru: Perda Jawa Barat No. 6/1996, Lokakarya Aksara Sunda di Unpad tahun 1997, dan SK Gubernur Jawa Barat pada 1999 (baca selengkapnya di sejarah aksara Sunda). Aksara Jawa punya sejarah standardisasi modern yang berbeda jalur.

4. Status dan Blok Unicode

Aksara Sunda menempati blok U+1B80–U+1BBF, resmi sejak Unicode 5.1 (April 2008). Aksara Jawa menempati blok U+A980–U+A9DF, baru resmi masuk Unicode 6.1 pada 2012 — empat tahun setelah aksara Sunda. Masing-masing butuh font khusus: Noto Sans Sundanese untuk aksara Sunda, Noto Sans Javanese untuk aksara Jawa.

5. Wilayah dan Konteks Penggunaan Saat Ini

Aksara Sunda dipakai terutama di Jawa Barat sebagai muatan lokal sekolah dan identitas budaya digital. Aksara Jawa punya cakupan lebih luas: Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Ringkasan Perbandingan

Ingin coba menulis dalam aksara Sunda? Gunakan translator aksara Sunda gratis di Raraken.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah aksara Sunda dan aksara Jawa bisa saling dibaca?

Tidak secara langsung. Meski satu rumpun besar, bentuk huruf, jumlah karakter, dan sistem tanda diakritiknya berbeda.

Aksara mana yang lebih dulu masuk Unicode, Sunda atau Jawa?

Aksara Sunda lebih dulu, resmi masuk Unicode 5.1 pada April 2008, sementara aksara Jawa baru masuk Unicode 6.1 pada 2012.

Apakah font aksara Jawa bisa dipakai untuk menampilkan aksara Sunda?

Tidak bisa, karena keduanya menempati blok Unicode berbeda dan butuh font masing-masing.

Bagikan

Coba langsung tanpa perlu hafal aturannya

Ketik teks Latin, translate aksara sunda secara instan dan gratis.

Buka Translator
AS

Tim Raraken

Menulis panduan aksara Sunda berbasis referensi Unicode, Wikipedia, dan modul Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat.

Artikel Terkait

Sejarah Aksara Sunda

Sejarah aksara Sunda dari naskah abad ke-14 hingga distandardisasi jadi Aksara Sunda Baku...

Aksara Ngalagena Sunda

Pelajari 23 aksara ngalagena Sunda beserta bunyi dan contoh penggunaannya...

Panduan Lengkap Aksara Sunda Baku

Panduan lengkap aksara Sunda baku dari nol untuk pemula...